Ameilia Susanti

The Report :

4.27.2013

Saluran Pemasaran, Francise, dan Multilevel Marketing



Saluran pemasaran,francise, dan MLM

senin, 22 April 2013, di ruang 307 gd. daksinapati. perkuliahan manajemen pemasaran tengah berlangsung, walau hari itu hujan gerimis, tetapi presentasi kelompok 5 tetap berjalan sesuai dengan waktu yang ditentukan. kali ini kelompok 5 dengan anggota Nurlaila, Nurlailia, Azzis, dan Sari mempresentasikan materi saluran pemasaran atau disebut juga saluran distribusi, Francise, dan Multilevel Marketing. 
Saluran pemasaran atau distribusi adalah bagaimana menyampaikan jasa atau produk kepada konsumen. Distirbusi merupakan hal yang penting dalam menderikan jasa atau pun produk, karena pemilihan saluran distribusi akan mempengaruhi prestise dari jasa atau produk yang kita miliki.
Saat ini salauran distribusi mulai berkembang menjadi frencise dan juga multi level marketing.
Produsen ---- agen/penyalur --------- Konsumen
Produsen mendisrtibusikan produk ke konsumen melalui agen atau penyalur, alasannya agar produsen lebih focus pada produksi barang, coverage, efisien, dan prestige. Dalam pemilihan agen penyalur, produsen harus memperhatikan lokasi dan harga dalam penyaluran barang. Dan hal – hal yang perlu diperhatkan dalam peyaluran barang ke konsumen adalah efektivitas dan efisiensi.
Produsen dalam bidang jasa, tidak dapat memiliki agen penyalur karena prinsip yang di anut adalah produk dan jasa dinikmati pada saat yang sama, maka untuk menyiasati hal ini produsen dapat mendirikan jasa yang sama dengan lokasi yang berbeda

4.21.2013

Pengaruh Merek dan Konsep nilai




Hari senin tanggal 15 April 2013, diruang 305 gedung Daksinapati. Sedang berlangsung presentasi kelompok 4 mengenai pengaruh merek dan konsep nilai. Presentasi kelompok 4 dilakukan oleh lutvi yanti, Armandio, Ihah Farihah, dan juga Dita Rosmaya adapun paparan kelompok diawali dengan pengertian merek.
Pengertian merek, adalah nama produk yang akan kita jual, merek mereupakan elemen penting dalam mengungkapkan kualitas nilai produk. Ada beberapa cara agar merek manjadi kuat dimasyarakat , yaitu : positioning merek , sponsor merek, perluasan nama merek, pemilihan nama merek. 
Bagian – bagian dalam merek , merek terdiri dari huruf, angka, tanda merek ( symbol )ketinganya harus memiliki arti. Lalu ada jenis merek dagang : merek nasional yaitu merek yang diproduksi oleh Negara, dan merek swasta. Merek sangat penting karna untukmendiffersiasikan produk yang dijual dengan produk saingan, merek juga akan menyakinkan pelanggan terhadap kualitas produk, untuk promosi, mengendalikan pasara, dan menambah prestige, dan  mempengaruhi keuangan perusahaan.
Beberapa barang tidak memiliki merek karena produsen tidak mampu mempromosikan mereka, dan sulit untuk membedakan produk yang kita buat.
Karakteristik merek yang baik , mengingatkan sesuatu karakteristik prodk, mudah dieja, dibaca, dan ingat, dapat diadaptasi oleh produk2 baru, dapat didaftarkan dan dilindungi hak paten.
Nilai adalah konsep sentral dalam pemasaran artinya nilai yang diberikan kepada pelanggan merupakan focus dari produsen. Nilai dapat menciptakan peringkat suatu produk.
Mengukur nilai seumur hidup pelanggan,  jadi apakah nilai yang ditanamkan produsen bersifat sementara. memaksimalkan nilai kepada pelanggan, menghantarkka nilai pelanggan yang tinggi, mengamati perilau pelanggan .
Ekuitas merek adalah nilai tambah yang diberikan produsen kepada pelanggan, ekuitas meek memilki 3 bahan kunci : Ekuitas merek timbul akibat perbedaan respon konsumen, perbedaan respon adalah pengetahuan konsumen akan merek yang berbeda. Status hukum merek : Pasal 10, 44, 36, 72 , 73, 74, dan 84. Gejela konsumerisme dalam pendidikan : timbul karena ingin mendapatkan kualitas yang terbaik.
Kelas diakhiri dengan pemaparan bapak amril mengenai alasan pemberian merek dagang, yaitu sebagai berikut , Merek mewakili filosofi produk, jenis usaha, produk, status, lokasi, nama orang. Merek dapat diambil dari salah satu komponen di atas, ataupun menggabungkan komponen2 tersebut.  Dalam membuat merek harus memikirkan value yang ingin dicapai.


4.19.2013

Hangul Education

why i chose this name ??

      " Hangul Education" adalah sebuah lembaga pendidikan bahasa korea yang tidak hanya memberikan informasi tentang apa yang perlu dipelajari dalam bahasa korea, tetapi juga tentang edukasi kebudayaannya. kata 'hangul' sendiri berarti huruf korea, awalnya sempat terpikir untuk memilih kata 'Course', tapi nampaknya kata tersebut belum mewakili apa alasan saya mendirikan lembaga pendidikan non formal ini. mengingat bahasa juga merupakan salah satu hasil kebudayaan, jadi saya menginginkan siswa yang belajar disini juga memahami atau paling tidak tahu akan kebudayaan korea. hal ini tentu saja tanpa mengurangi rasa nasionalisme kita sebagai orang Indonesia, tapi kita juga tidak boleh seperti katak dalam tempurung yang menginginkan kemajuan tapi terus terkekang karena stereotip negatif .

4.11.2013

bauran pemasaran



Bauran Pemasaran
Senin, 25 maret 2013 di gedung dasksinapati ruang 307, pukul 8 pagi seperti minggu sebelumnya ruang ini di penuhi oleh mahasiswa yang akan mengikuti perkuliahan Manajemen Pemasaran dengan dosen pengampu bapak Amril Muhammad.
Minggu lalu kelompok satu telah mempresentasikan materi tentang positioning , dan hari ini giliran kelompok  dua - lah yang akan mempresentasikan materinya yaitu tentang Bauran Pemasaran.
Bauran pemasaran adalah elemen – elemen yang mendukung suatu produk untuk diterima oleh costumer. Bauran pemasaran terdiri dari promosi atau iklan, labeling, dan juga pengemasan produk. Ketiga elemen tersebut yang akan dibahas dalam bauran pemasaran.
Promosi atau iklan adalah bentuk komunikasi pembuat produk terhadap apa yang mereka buat kepada costumer, promosi atau iklan dapat berbentuk brosur, pamphlet, iklan audio, atau iklan audio visual. Bentuk promosi atau iklan dapat disesuaikan dengan letak, harga produk, dan juga bentuk dari produk yang dibuat.
Labeling adalah pemberian label atas produk yang akan di pasarkan, labeling identik dengan segmentasi brand yang telah kita bahas di pertemuan sebelumnya. Labeling perlu disesuaikan dengan segmentasi yang kita pilih. Karena labeling salah satu elemen yang mampu menarik perhatian konsumen. Contohnya adalah air minum Aqua, karena segmentasi yang ia pilih adalah orang – orang peduli akan kesehatan, maka aqua mendapat labeling produk yang berkualitas karena merupakan air minum yang sehat.
Pengemasan produk adalah pengkonsepan kemasan produk. Pengemasan dapat juga dijadikan sumber promosi yaitu dengan menampilkan gambar – gambar yang menarik sehingga kostumer tertarik untuk membeli. Selain itu dalam pengemasan yang perlu diperhatikan adalah pemilihan bahan kemasan dan juga isi yang terdapat dalam kemasan, contohnya untuk menguatkan kostumer bahwa produk makanan bayi yang di beli nya telah sesuai dengan asupan gizi yang dibutuhkan oleh bayi, maka produsen perlu menampilkan keunggulan dari ingredient produk tersebut sebagai bahan iklan di kemasan.
Sekian report pertemuan kali ini, tolong beri komentar demi kemajuan blog ini, don’t  be silent reader and keep orisinil ^_^

Penciptaan dan Pengembangan Produk



Penciptaan dan pengembangan produk
Hari senin 8 april di ruang 305, pukul 08.30 kelompok 3 tengah memaparkan materi tentang penciptaan dan pengembangan produkj yang diawali dengan pendefinisian produk terlebih dahulu.
Produk adalah  segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk memenuhi keinginan atau  kebutuhan, Meliputi  : Barang fisik , Jasa , Tempat , Organisasi , Dan , gagasan . dalam buku kotler, produk memilki 5 tingkatan yaitu : Manfaat Inti , Jasa atau manfaat dasar yang sesungguhnya dibeli dari pelanggan. Produk dasar , Perubahan dari manfaat dasar yang ditawarkan menjadi sebuah produk nyata.  Produk yang diharapkan , Menyiapkan suatu produk dengan set dan atribut yang diharapkan dan disetujui pembeli. Produk yang ditingkatkan Pemasar menyiapkan produk yang ditingkatkan, sehingga tercipta produk yang melampaui keinginan  dan harapan pelanggan.Produk potensial , Produk potensial mencakup semua peningkatan dan transformasi yang akhirnya akan dialami produk dimasa depan.
Perencanaan produk, adalah kegiatan memikirkan produk apa yang akan kita buat, dan bagaimana cara melakukannya. Produk dapat diklasifikasikan menjadi produk konsumen yaitu produk yang biasa digunakan sehari-hari oleh konsumen untuk memenuhi kebutuhannya. Dan produk indiustri yaitu, produk yang digunakan oleh bidang industri.  Langkah berikutnya adalah memustuskan produk. Produk terbagi menjadi 3 tingkatan yaitu produk individual, keputusan lini produk, dan keputusan bauran produk.
Lini produk adalah produk pendukung yang sifatnya sejenis dengan produk utama, dan bauran produk adalah elemen – elemen penting dalam penciptaan produk.  Dalam bauran produk hal yang kita putuskan adalah atribut,, nama merek, kemasan, pelebelan, dan jasa pendukung produk.
Pengembangan produk adalah pengembangan dari produk orisinil, peningkatan produk, modifikasi produk, dan merek baru melalui usaha R&D perusahaan sendiri.  Proses pengembangan produk bertujuan untuk menciptakan produk baru yang berhasil, perusahaan harus memahami pelanggannya, pasar dan pesaing serta mengembangkan produk yang memberi nilai unggul bagi pelanggan.
Langkah pengembangan sebagai berikut, pertama ,  Penciptaan ide adalah pencarian sistematis untuk ide produk baru. Dalam sumber utama ide produk termasuk sumber internal dan sumber eksternal seperti pelanggan, pesaing, distributor, pemasok dll. Kedua, Penyaringan ide adalah menyaring ide produk baru dengan tujuan menemukan ide baik dan membuang ide buruk secepat mungkin. Ketiga Pengembangan dan Pengujian Konsep adalah menguji konsep produk baru dengan sekelompok konsumensasaran untuk mengetahui apakah konsep tersebut mempunyai daya tarik yang kuat bagi konsumen. Keempat, Pengembangan Strategi Pemasaran adalah merancang strategi pemasaran awal bagi produk baru berdasarkan konsep tersebut. Kelima, Analisis Bisnis adalah peninjauan terhadap penjualan, biaya, dan proyeksi daru bagi produksi baru untuk mengetahui apakah faktor-faktor ini memenuhi tujuan perusahaan. Keenam, Pengembangan Produk adalah pengembangan konsep produk menjadi prodik nyata untuk dapat memastikan bahwa ide produk dapat diubah menjadi produk yang bisa dikerjakan. Ketujuh, Pemasaran Uji adalah tahapan dari pengembangan produk baru dimana produk dan program pemasaran diuji di lingkungan pasar yang lebih realistis. Kedelapan , Komersialisasi adalah pengenalan sebuah produk baru ke pasar.