senin, tanggal 4 maret 2013 diruang 307, dalam mata kuliah manajemen pemasaran deng dosen bapak amril muhammad. setelah minggu lalu membahas tentang analisis lingkungan maka minggu ini kita akan mereport tentang segmentasi pasar.
Segmentasi atau pengelompokkan merukapan aktivitas manajemen yaitu berupa membagi kelompok-kelompok mana yang menjadi sasaran. segmentasi sangat diperlukan untuk menentukkan target konsumen. segmentasi dapat dikelompokkan berdasarkan 3 aspek, yaitu kebutuhan, karakteristik dan perilaku konsumen.
kebutuhan adalah apa yan perlu dipenuhi seseorang untuk tetap eksis menjalani hidup. kebutuhan terbagi menjadi 3 jenis yaitu pertama kebutuhan rutin, sebagai contoh adalah makan dan minum. kebutuhan rutin ini perlu dipenuhi untuk menjamin keberlangsungan hidup manusia. kedua, kebutuhan periodik yaitu kebutuhann yang diperlukan seseorang pada suatu waktu tertentu. misalnya adalah diskon di swalayan yang diberikan oleh pengelola untuk menutupi kekurangan keuntungan yang akan diterimanya.ketiga , kebutuhan insidental misalnya adalah wisuda.
karakteristik yaitu memberikan ciri - ciri khusus untuk mengelompokan pasar berdasarkan gender dan usia. sebagai contoh untuk karakteristik gender adalah dengan dibukanya sekolah wanita lengkap dengan asramanya agar orang tua tidak khawatir. dan untuk usia, sebagai contoh yaitu dengan dibukanya sekolah berjenjang dari TK, SD, SMP, SMA, PT.
perilaku konsumen berhubungan dengan life style konsumen. untuk itu kita perlu mendiferensiasi pasar untuk memudahkan kita untuk memilikih segmentasi pasar, yang mempengaruhi SDM, sarana, dan aktivitas.
ada 3 strategi diferensiasi pasar : tanpa pembedaan, melakukan pembedaan, terfokus
segmenati dilakukan sejak awal perencanaan dengan melakukan analisis kebutuhan. untuk mengetahui kebutuhan kosumen maka sebelumnya kita perlu melakukan riset. pada dasarnya segmentasi pasar dipengaruhi beberapa faktor :Sumber Daya Manusia, Daya beli, Pesaing untuk memunculkan kualitas keunggulan dengan pembanding, keterjangkauan akses, besar pasar, perbedaan
keenam faktor inilah yang perlu kita cari tahu dalam riset marketing. beberapa alasan mengapa kita
perlu melakukan segmentasi yaitu : segmentasi demografis contoh : gender, usia, ukuran, keluarga. segmentasi sosia ekonomis contoh : pendidikan, pendataan, kelas sosial, etnis. segmentasi psikolografis contoh: perilaku dan gaya hidup. segmentasi geografis contoh : kepadatan penduduk, iklim dan lingkup dasar. segmentas benefit, dan segmentasi penggunaan ( heavy user, medium user, occasional user, dan non user.
setelah melakukan segmentasi kita melakukan targeting yang perlu kita lakukan yaitu memutuskan pasar mana yang akan kita pelajari, seleksi pasar sasaran, memilih strategi diferensiasi pasar.
targeting dapat dilakukan dengan pendekatan SWOT . landasan targeting yaitu : sumber daya perusahaan, variabilitas produk, tahapan produk dalam daur hidup, variabilitas pasar, dan strategi pasar.
Segmentasi atau pengelompokkan merukapan aktivitas manajemen yaitu berupa membagi kelompok-kelompok mana yang menjadi sasaran. segmentasi sangat diperlukan untuk menentukkan target konsumen. segmentasi dapat dikelompokkan berdasarkan 3 aspek, yaitu kebutuhan, karakteristik dan perilaku konsumen.
kebutuhan adalah apa yan perlu dipenuhi seseorang untuk tetap eksis menjalani hidup. kebutuhan terbagi menjadi 3 jenis yaitu pertama kebutuhan rutin, sebagai contoh adalah makan dan minum. kebutuhan rutin ini perlu dipenuhi untuk menjamin keberlangsungan hidup manusia. kedua, kebutuhan periodik yaitu kebutuhann yang diperlukan seseorang pada suatu waktu tertentu. misalnya adalah diskon di swalayan yang diberikan oleh pengelola untuk menutupi kekurangan keuntungan yang akan diterimanya.ketiga , kebutuhan insidental misalnya adalah wisuda.
karakteristik yaitu memberikan ciri - ciri khusus untuk mengelompokan pasar berdasarkan gender dan usia. sebagai contoh untuk karakteristik gender adalah dengan dibukanya sekolah wanita lengkap dengan asramanya agar orang tua tidak khawatir. dan untuk usia, sebagai contoh yaitu dengan dibukanya sekolah berjenjang dari TK, SD, SMP, SMA, PT.
perilaku konsumen berhubungan dengan life style konsumen. untuk itu kita perlu mendiferensiasi pasar untuk memudahkan kita untuk memilikih segmentasi pasar, yang mempengaruhi SDM, sarana, dan aktivitas.
ada 3 strategi diferensiasi pasar : tanpa pembedaan, melakukan pembedaan, terfokus
segmenati dilakukan sejak awal perencanaan dengan melakukan analisis kebutuhan. untuk mengetahui kebutuhan kosumen maka sebelumnya kita perlu melakukan riset. pada dasarnya segmentasi pasar dipengaruhi beberapa faktor :Sumber Daya Manusia, Daya beli, Pesaing untuk memunculkan kualitas keunggulan dengan pembanding, keterjangkauan akses, besar pasar, perbedaan
keenam faktor inilah yang perlu kita cari tahu dalam riset marketing. beberapa alasan mengapa kita
perlu melakukan segmentasi yaitu : segmentasi demografis contoh : gender, usia, ukuran, keluarga. segmentasi sosia ekonomis contoh : pendidikan, pendataan, kelas sosial, etnis. segmentasi psikolografis contoh: perilaku dan gaya hidup. segmentasi geografis contoh : kepadatan penduduk, iklim dan lingkup dasar. segmentas benefit, dan segmentasi penggunaan ( heavy user, medium user, occasional user, dan non user.
setelah melakukan segmentasi kita melakukan targeting yang perlu kita lakukan yaitu memutuskan pasar mana yang akan kita pelajari, seleksi pasar sasaran, memilih strategi diferensiasi pasar.
targeting dapat dilakukan dengan pendekatan SWOT . landasan targeting yaitu : sumber daya perusahaan, variabilitas produk, tahapan produk dalam daur hidup, variabilitas pasar, dan strategi pasar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar